PSG Tertahan di Peringkat 3: Juara Bertahan Dihadang Konsistensi di Fase Liga UCL 2025/2026
⚽ PSG Tertahan di Peringkat 3: Juara Bertahan Dihadang Konsistensi di Fase Liga UCL 2025/2026
14 Desember 2025 – Paris Saint-Germain (PSG), juara bertahan Liga Champions UEFA, menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan dominasi mereka di kompetisi elit Eropa musim 2025/2026. Hingga pertengahan Desember, tim asuhan Luis Enrique ini mendapati diri mereka berada di peringkat ketiga dalam format Fase Liga yang baru, sebuah posisi yang menunjukkan kurangnya konsistensi dibandingkan dua pesaing utama.
Fakta dan Statistik Kunci (Hingga Laga ke-6)
Berdasarkan data klasemen Fase Liga UCL 2025/2026, PSG kini berada di bawah Arsenal dan Bayern Munich:
| Posisi | Tim | Poin (Pts) | Main (P) | Menang (W) | Seri (D) | Kalah (L) | Selisih Gol (GD) |
| 1 | Arsenal | 18 | 6 | 6 | 0 | 0 | +16 |
| 2 | Bayern Munich | 15 | 6 | 5 | 0 | 1 | +11 |
| 3 | Paris Saint-Germain | 13 | 6 | 4 | 1 | 1 | +11 |
| 4 | Manchester City | 13 | 6 | 4 | 1 | 1 | +6 |
Dengan 13 poin dari enam pertandingan, PSG masih dalam posisi yang kuat untuk lolos ke babak sistem gugur. Namun, kegagalan mereka untuk menempati posisi dua teratas (yang mendapatkan bye langsung ke Babak 16 Besar) menimbulkan pertanyaan tentang performa mereka di fase awal kompetisi ini.
Analisis Performa: Produktif namun Rentan
Meskipun saat ini berada di peringkat 3, PSG tetap menjadi salah satu tim paling produktif di Eropa:
Agresivitas Menyerang: PSG telah mencetak 19 gol dalam enam pertandingan, rata-rata 3,17 gol per pertandingan. Angka ini merupakan yang tertinggi di Fase Liga (Bersama Borussia Dortmund). Kvaratskhelia, Gonçalo Ramos, dan bintang lainnya memastikan lini depan tetap tajam.
Titik Lemah Pertahanan: Kekhawatiran terbesar datang dari lini belakang. PSG telah kebobolan 8 gol, termasuk dalam kemenangan dramatis 5-3 atas Tottenham Hotspur. Jumlah kebobolan ini jauh lebih tinggi dibandingkan Arsenal (1 gol) dan Bayern (7 gol).
Hasil yang Merugikan: Hasil imbang tanpa gol (0-0) melawan Athletic Bilbao (Peringkat 28) pada 10 Desember 2025 menjadi penghenti langkah PSG. Sebelumnya, mereka juga menelan kekalahan dari Bayern Munich di Paris.
Dampak Peringkat 3
Dalam format baru Liga Champions, finis di peringkat 1 hingga 8 memastikan tiket langsung ke Babak 16 Besar. Sementara itu, tim yang finis di posisi 9 hingga 16 harus melalui Babak Play-off Sistem Gugur melawan tim dari posisi 17 hingga 24.
Dengan berada di peringkat 3, PSG telah mengamankan tiket ke Babak 16 Besar. Namun, jarak poin yang tipis dengan Manchester City dan Atalanta (sama-sama 13 poin) serta Liverpool (12 poin) menunjukkan bahwa mereka perlu menghindari hasil buruk di sisa dua pertandingan untuk mempertahankan posisi di tiga besar dan memastikan undian yang lebih menguntungkan.
Mengingat mereka adalah juara bertahan, ekspektasi untuk PSG sangat tinggi. Pelatih Luis Enrique harus segera mengatasi masalah inkonsistensi pertahanan dan memastikan pasukannya siap menghadapi dua pertandingan sisa di Fase Liga pada Januari 2026, termasuk laga tandang melawan Sporting CP dan menjamu Newcastle United.
